Koin Kripto: Prospek bisnis anak muda Era Digital

0
98

EDURANEWS, JAKARTA-Bisnis masa depan akan selalu terkait dengan intervensi teknologi, kaum muda memiliki peranan penting menopang perkembangan bisnis era digital tersebut.

Melalui seminar bertema “Bangun Negerikoe, Bakti untuk Negeri” para narasumber mengajak agar anak muda mau terlibat dalam prospek bisnis digital seperti koin kripto yang dirasa memberi dampak positif kedepannya.

Thiar Bramanthia dari Business Development GudangKripto menyebut era digital saat ini dan anak muda merupakan sebuah isu yang selalu melekat dalam menatap ekonomi masa depan. Dirinya berharap anak muda mau aktif terlibat mendukung prospek perekonomian digital salah satunya memahami model investasi mata uang kripto.

Thiar menyebut investasi Kripto saat ini memiliki prospek perekonomian yang baik, meski demikian dirinya menyebut banyak koin kripto yang booming seketika anjlok merupakan fenomena yang mencoreng dunia kripto saat ini.

“kita lihat koin artis naik seketika dan tiba-tiba anjlok, karena investasinya tidak dikelola dengan baik dan memberi dampak negatif terhadap citra kripto,”katanya.

Menurut Thiar program pengenalan dan pendampingan anak muda dan mahasiswa melalui KampungKripto merupakan langkah awal mengajak anak muda untuk mau terlibat baik sebagai trader atau analis kedepannya

Meski demikian Thiar tidak menampik dalam sebuah investasi akan ada  untung dan rugi. Dirinya menambahkan hal terpenting adalah bagaimana menyikapi diri melihat peluang yang ada.

Suryo AB., Ph.D narasumber workshop bangun negeri menyebut era VUCA saat ini tidak semata mengajarkan bagaimana agar bertahan hidup akan tetapi adaptasi menghadapi ketidakpastian hidup.

Suryo menyebut literasi keuangan bagi anak muda sangat diperlukan mengenalkan bisnis era digital saat ini

“Dari camp ini kita akan melihat sesungguhnya calon digitalpreneur yang akan kami dampingi dan berikan modal kedepannya,”katanya.

Suryo berharap kedepannya setiap kampus memiliki inkubator digitalpreneur untuk secara bersama berada di kelas blockchain untuk bersama-sama menggali pemahaman nvestasi digital.

Foto: Rektor UNJ Prof Komarudin

Sementara itu Rektor UNJ Prof Komarudin yang membuka kegiatan menyebut mahasiswa harus memahami literasi digital, ekonomi digital dengan tetap berpegang teguh pada semangat kebangsaan dan kecintaan pada tanah air.

Rektor UNJ menyebut luaran kegiatan seminar kepada para mahasiswa adalah membentuk digitalpreneur yang berwawasan kebangsaan  dalam rangka tukar gagasan, membangun kerjasama, dan penguatan jejaring ekonomi digital antar kampus

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Abdul Sukur M.Si menyebut workshop bangun negeri dan digital preneur dapat menanamkan karakter cinta tanah air dan menanamkan mental wirausaha khususnya dalam rangka membangun bisnis digital.