Home Blog Page 23

Sekolah Kebangsaan dan Peradaban Seri 7: Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) Peradaban dan Keindonesiaan

0

EDURA NEWS, JAKARTA – Universita Negeri Jakarta (UNJ) mengadakan Sekolah Kebangsaan dan Peradaban dengan tema “Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) Peradaban dan Keindonesiaan” pada Rabu, 25 Agustus 2021. Irjen Pol. (Purn) Ir. Hamli, M.E didatangkan sebagai narasumber pada kesempatakan kali ini.

Acara ini termasuk seri ketujuh setelah sebelumnya mengadakan Sekolah Kebangsaan dan Peradaban dengan tema “Bersama Membangun Harmoni”. Kegiatan digelar secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Edura TV.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Abdul Sukur, M.Si  melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan seri keenam dari Sekolah Kebangsaan dan Peradaban yang bertema Menjadi Mahasiswa Indonesia Unggul dan Kontributif bagi Peradaban yang dilaksanakan oleh Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

Acara yang akan diselenggarakan sebanyak delapan seri ini diikuti oleh pimpinan, tenaga pendidik, dan mahasiswa UNJ.

Selanjutnya, Rektor UNJ Prof. Komarudin, M.Si dalam sambutannya mengatakan topik kali ini sudah sejak dulu diperdebatkan. Dengan adanya kebaragaman suku dan budaya, Indonesia tidak terlepas dari ancaman ATHG baik secara internal maupun eksternal, baik bersifat militer maupun non-militer.

“Karakteristik ATHG saat ini didominasi oleh hal-hal yang non-militer, yang sifatnya sangat kompleks, multimendional dan ketidakpastian yang tinggi. Globalisasi, revolusi industri 4.0, dan pandemi COVID-19 dalam konteks ini turut mempengaruhi pergeseran ATHG,” ujarnya.

Untuk menghadapi ATHG tersebut, butuh sinergitas dari seluruh elemen bangsa, salah satunya adalah peran serta dari Perguruan Tinggi. Perguruan Tinggi dapat berperan dalam merumuskan kembali arah kebijakan dan pertahanan nasional Indonesia melalui kurikulum Bela Negara dan wawasan kebangsaan yang sejalan dengan konteks kekinian, lanjutnya.

Kemudian, Irjen Pol. (Purn) Ir. Hamli m emaparkan materi mengenai ATHG Peradaban dan Keindonesiaan. Ia menyampaikan beberapa ancaman terhadap NKRI, yakni korupsi, narkotika, terorisme dan bencana alam.

SMA Kolese Kanisius Jakarta Mengedepankan Nilai Humanistik

0
Foto: Akun Instagram @smakolesekanisius

EDURA NEWS, JAKARTA – SMA Kolese Kanisius Jakarta mendefinisikan Merdeka Belajar sebagai hasrat untuk menggali sesuatu ilmu dari sebuah keprihatinan. Beberapa isu yang dijadikan fokus dalam pembelajaran di SMA Kolese Kanisius Jakarta, yakni isu lingkungan hidup, isu kemiskinan, isu toleransi antarmanusia, dan isu ekosistem digital.

SMA Kolese Kanisius Jakarta memberikan kebebasan kepada siswanya untuk memilih isu-isu yang ingin dipilih dalam pembelajaran. Saat kelas X, sekolah memberitahu isu-isu apa saja yang bisa diangkat para siswa untuk tugas akhir mereka nantinya.

“Konsep kami belajar itu adalah seluas jagat. Tapi bagaimana kita mensistemasi semua itu dengan kurikulum ini,” ujar Kepala Sekolah SMA Kolese Kanisius Jakarta, Pater Drs. Eduard Calistus Ratu Dopo, dilansir dari Kompas.com.

SMA Kolese Kanisius Jakarta Berbasis Humanistik, Bukan Agama

Empat fokus tersebut merupakan arah. Pater Drs. Eduard Calistus Ratu Dopo mengatakan bahwa SMA Kolese Kanisius ini berbasis humanistik, bukan agama. Maka dari itu, isu yang dijadikan fokus adalah isu-isu kemanusiaan yang universal.

Selain itu, Kolese Kanisius menerapkan pedagogi Ignatian, yakni Konteks, Pengalaman, Refleksi, Aksi, Evaluasi, dan kembali ke siklus awal. Penerapannya adalah dengan cara belajar langsung dari masyarakat.

“Kami punya aspek pedagogi sendiri. Pedagogi yang sangat menekankan pada pengalaman. Pengalaman itu tak akan ada artinya kalau tidak diberikan meaning. Refleksi itu. Selalu bertanya apa hikmah yang ditemui,” tutur Drs. Eduard, dikutip dari Kompas.com.

Dalam tahap refleksi ini, sekolah melihat aspek kritis murid saat terjun langsung di masyarakat. Kegiatan yang dilakukan memuat pemahaman kognitif, afektif dan psikomotorik yang diperoleh secara serasi dan seimbang.

Baca juga: Sekolah Adiwiyata Memupuk Karakter Peduli Lingkungan Pada Anak

SMA Kolese Kanisius juga memadukan ilmu pengetahuan dan pendidikan karakter salah satunya yakni dengan adanya pembuatan karya ilmiah. Karya ilmiah ini merupakan salah satu syarat kelulusan. Ide dari penulisan karya ilmiah yang ditulis siswa disebut telah bisa menunjukkan kemampuannya.

Harapannya pembuatan karya ilmiah oleh siswa ini nantinya dapat membekali mereka dalam menghadapi perubahan zaman di abad ke-21 yang menuntut kemampuan berpikir kritis, kreatif dan inovatif, kolaborasi, dan komunikasi.

Sumber: kompas.com

Kemendikbudristek Gelar 8 Webinar “Digitalisasi Mengajar” untuk Guru dan Orangtua

0

EDURA NEWS, JAKARTA – Untuk meningkatkan keahlian mengajar yang telah hampir sepenuhnya beralih ke teknologi digital, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali menggelar webinar yang bisa diikuti oleh guru dan orangtua. Orangtua dan guru merupakan komponen pendidikan utama selama diberlakukannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini.

Dalam mendukung orangtua dan guru meningkatkan keterampilan mengajar digital, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbudristek kembali menggelar webinar yang sangat praktikal bagi para pendidik, peserta didik, maupun orangtua murid.

“Pekan ini menghadirkan tema: Digitalisasi Belajar Mengajar Abad 21. Hadiri sesi-sesi webinar untuk menambah keterampilan dan manfaat bagi setiap Anda agar bisa menjadi bagian dari inspirasi dari generasi ke generasi. Pastikan Anda bergabung dan atur pengingat di hp-mu,” tulis akun Instagram Ditjen GTK (@ditjen.gtk.kemdikbud).

Jadwal Webinar minggu ini berlangsung mulai Senin-Kamis (23-26/8/2021). Berikut tema-tema yang dibahas dan link webinar:

1. Senin, 23 Agustus 2021, pukul 15.00 – 16.00 WIB

Tema: Mengatur Kelas di belajar.id

Link: bit.ly/mengaturkelasbelajarid

2. Senin, 23 Agustus 2021, pukul 18.45 – 19.45 WIB

Tema: Meningkatkan Kemampuan Digital Guru dan Siswa dengan Applied Digital Skills by Google

Link: bit.ly/eksplorasipresentasiquizizz

3. Selasa, 24 Agustus 2021, pukul 15.00 – 16.00 WIB

Tema: Belajar.id Membuat Akses Informasi Lebih Mudah

Link: bit.ly/komunikasigooglesitesbelajarid

4. Selasa, 24 Agustus 2021, pukul 18.45 – 19.45 WIB

Tema: Eksplorasi Presentasi Interaktif Quizizz untuk Pembelajaran Mandiri

Link: bit.ly/eksplorasipresentasiquizizz

5. Rabu, 25 Agustus 2021, pukul 15.00 – 16.00 WIB

Tema: Belajar Gmail di belajar.id

Link: bit.ly/gmailbelajarid

6. Rabu, 25 Agustus 2021, pukul 18.45 – 19.45 WIB

Tema: Ada Apa dengan Chromebook: Sekolah Virtual dengan Chromebook

Link: bit.ly/inspirasichromebook

7. Kamis, 26 Agustus 2021, pukul 11.00 – 12.00 WIB

Tema: Cepat Memahami Bacaan Melalui Bertanya

Link: bit.ly/memahamibacaan

8. Kamis, 26 Agustus 2021, pukul 15.00 – 16.00 WIB

Tema: Apa itu Sertifikasi Pendidik Google?

Link: bit.ly/pendidiksertifikasigooglelevel1

Jadwal lebih lengkapnya bisa diakses di laman Ayo Guru Berbagi
https://ayoguruberbagi.kemdikbud.go.id/aksi/.

Sumber: edukasi.kompas.com

SMKN 1 Cimahi Miliki Beberapa Program Inovasi

0
Sumber foto: Akun Instagram @smkn1cmi

EDURA NEWS, JAKARTA – SMK Negeri 1 Cimahi sebagai salah satu sekolah menengah kejuruan terbaik di Indonesia menyelenggarakan program pendidikan kejuruan 4 tahun. SMKN 1 Cimahi terus beradaptasi dengan kebutuhan abad 21, sehingga sekolah ini pernah disebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai contoh revitalisasi SMK pada tahun 2017.

Program Keahlian yang ada di SMK Negeri 1 Cimahi berjumlah 9. Program ICT di sekolah ini merupakan satu-satunya program 4 tahun yang ada di Indonesia saat ini.

Disebutkan bahwa semua program keahlian perintisnya berasal dari SMK Negeri 1 Cimahi. Hal tersebut merupakan suatu potensi unggulan karena dengan mudah siswa yang lulus terserap oleh industri.

Visi dari sekolah ini adalah “Menjadi SMK unggulan yang menghasilkan sumber daya manusia bermutu dan berdaya saing tinggi”.

Untuk mewujudkan visi tersebut, ada beberapa strategi dan pendekatan tata kelola program sekolah.

Pertama, adaptasi teknologi Revolusi Industri 4.0 dengan penerapan pendidikan Abad 21, yakni Creative, Critical Thinking, Collaboration, dan Communication.

Kedua, adaptasi kebijakan baru
Pembelajaran di masa pandemi COVID-19 dengan pelaksanaan Merdeka Belajar, pusat keunggulan (center of excelent), pembelajaran sistem blok dan moving class, kebijakan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, Tata Kelola Anggaran Sekolah, serta Badan Layanan Umum Daerah.

Ketiga, optimalisasi ekosistem pendidikan vokasi, yakni pelaksanaan Link & Match, program Dual System, pembinaan budaya kerja industri, pembinaan kewirausahaan, pusat pengembangan karir siswa, sekolah pencetak wirausaha, dan fast track D2.

Terakhir, digitalisasi layanan SMKN 1 Cimahi, yakni dalam hal pembelajaran dan penilaian, pembinaan kesiswaan, pengelolaan sarana dan prasarana, pelaksanaan praktik kerja, kerjasama kelembagaan, pelayanan perpustakaan serta pelayanan administrasi sekolah.

Dilansir dari laman resmi SMKN 1 Cimahi, SMK ini memiliki beberapa program inovasi, di antaranya:

1. Pembinaan Fisik dan Mental (PFM), program ini untuk persiapan pelaksanaan Praktek Kerja Industri
2. Dual Program, pada tahun yang sama siswa tingkat IV dapat mengikuti dua program, yaitu program Seamless, D1, atau program sertifikasi Mekatronika dan Pembelajaran pada tingkat IV
3. Pusat Informasi dan Konsuling Remaja
4. TV Komunitas Pendidikan (INOVASI TV)
5. English Day
6. Poe Bahasa Sunda
7. Marching Band Gema Pembangunan
8. Linglung (Seni Pembangunan Angklung)

Sumber: Smkn1-cmi.sch.id

Penutupan PKKMB UNJ 2021: Mewujudkan Mahasiswa Unggul dan Menjadi Kampus Bereputasi di Kawasan Asia

0

EDURA NEWS, JAKARTA – Setelah dibuka pada tanggal 16 Agustus 2021, Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ditutup secara resmi pada hari ini, 21 Agustus 2021. PKKMB digelar secara luring di tanah UNJ Cikarang, Jawa Barat dan secara daring melalui Zoom serta siaran langsung di kanal Youtube Kemahasiswaan UNJ.

PKKMB UNJ pada tahun ini mengusung tema “PKKMB Mewujudkan Mahasiswa UNJ Unggul dan Bereputasi di Kawasan Asia”. PKKMB tahun ini juga dimeriahkan dengan adanya Pekan Sains, Teknologi, dan Akuntansi Mahasiswa (PESTA) Daring UNJ 2021.

Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ir. Helmi Basalamah dalam sambutannya di penutupan PKKMB ini mengatakan selamat datang dan bergabung kepada 6.433 mahasiswa baru UNJ.

Insya Allah dengan berdirinya Universitas Negeri Jakarta ini akan mengubah wajah dari Cikarang yang tadinya orang bilang kawasan industri, jadi industrinya sumber daya manusia yang cerdas,” ujarnya.

Selanjutnya ada penyerahan Rekor MURI terkait senam SENSI (senam sendok dan kursi) yang digagas oleh Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Fahmi Fahrezi. Raihan ini karena senam ini diikuti oleh lebih dari 5.557 mahasiswa baru UNJ secara virtual. Penyerahan piagam Rekor MURI dilakukan oleh General Manager MURI Awan Raharjo kepada Rektor UNJ Prof. Komarudin.

Kemudian, Prof. Komarudin menyatakan dalam seleksi masuk tahun ini, ada hampir 40.000 yang memilih UNJ. Untuk itu, Prof. Komarudin mengatakan mahasiswa baru UNJ harus memiliki rasa bangga menjadi bagian dari UNJ.

“Semoga bekal yang diperoleh dari pelaksanaan PKKMB dapat menambah pengetahuan, wawasan, dan membentuk karakter kemahasiswaan UNJ yang tangguh, cerdas, inovatif, dan kompetitif,” katanya.

Prof. Komarudin menyampaikan ada 3 kunci penting menjadi agen perubahan, yakni mahasiswa harus mampu menjadi champion dan teladan di bidang akademik dengan tekun belajar, menjadi champion dan teladan dalam organisasi kemahasiswaan baik OPMAWA maupun ORMAWA, dan menjadi champion dan teladan di keluarga, masyarakat, bangsa serta negara. Untuk mewujudkan ini semua, jadilah kalian pembelajar yang gigih dan berintegritas, lanjutnya.

Dalam kesempatan ini juga, dilakukan penanaman secara simbolis sebanyak 138 di tanah UNJ di Cikarang, beberapa di antaranya adalah pohon-pohon langka yang diberikan oleh Balai Pengelolaan Sungai dan Hutan Lindung KLHK.

“Kegiatan ini sejalan dengan semangat dan upaya UNJ dalam mewujudkan diri sebagai Green Campus,” tutur Prof. Komarudin.

Di akhir penutupan PKKMB ini juga diperkenalkan berbagai unit kegiatan mahasiswa yang bertempat di Gedung G, Kampus A UNJ yang bisa mahasiswa baru UNJ ikuti.

SMAK 1 Penabur Jakarta Kedepankan 4C

0
Sumber foto: blog.eikontechnology.com

EDURA NEWS, JAKARTA – SMAK 1 BPK Penabur menyiapkan calon-calon ilmuwan, inventor, maupun inovator masa depan yang menguasain ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).

Dalam mewujudkan cita-cita tersebut, SMA ini memiliki berbagai macam program yang membekali siswa untuk memiliki kecakapan hidup, yakni Character Building, Science Camp, Kuliah Umum oleh Inventor/Ilmuwan dll, serta memberi kesempatan luas kepada siswa untuk berkompetisi dalam bidang akademis dan non-akademis baik tingkat Nasional, Regional, dan Internasional.

Visi dari sekolah ini yakni mewujudkan sumber daya manusia berkualitas unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi serta peduli terhadap sesama berdasarkan nilai-nilai hidup Kristiani.

Dalam sistem pembelajarannya, SMAK 1 BPK Penabur menerapkan Kurikulum Nasional (K-13) yang dalam pelaksanaannya mengedepankan pembelajaran abad 21, yaitu 4C (Critical thinking, Creativity, Collaboration, Communication).

BACA JUGA : mayorsfornetneutrality

Dengan mengedepankan hal tersebut, SMAK 1 BPK Penabur Jalarta masuk ke 10 besar SMA terbaik di Indonesia berdasarkan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Pada tahun 2020, SMA ini memiliki nilai rerata UTBK sejumlah 594,605.

Dilansir dari Kompas.com, Kepala SMAK 1 Kristen Penabur Jakarta Sylviana Chrisyan mengatakan bahwa siswa sudah melakukan persiapan khusus untuk menghadapi UTBK. Terdapat kelas khusus bernama kelas persiapan UTBK. Persiapan ini dilakukan sejak siswa berada di kelas 10.

Bukan hanya mengedepankan kesuksesan akademik, SMA ini juga menanamkan nilai-nilai yang disebut dengan “BEST”. BEST berarti “Be Tough”, “Excel Worldwide”, “Share wih Society”, dan “Trust in God”.

Sylviana dalam wawancara bersama Kompas.com tersebut memerinci satu per satu apa arti nilai-nilai tersebut.

Maksud dari ‘Be Tough’ atau menjadi tangguh, yakni diharapkan siswa menjadi manusia yang ulet, tekun, tangguh, dan tidak mudah menyerah. Kemudian, ‘Excel Worldwide’ atau unggul di seluruh dunia, berarti para siswa diharapkan memiliki kompetensi yang bersaing secara internasional.

Nilai ketiga, yaitu ‘Share with Society’ atau berbagi dengan masyarakat berarti para siswa diharapkan punya kepedulian kepada keluarga, teman-teman, guru, ataupun ke lingkup lebih besar.

Kemudian ‘Trust in God’ atau percaya kepada Tuhan, artinya walau siswa pintar, siswq harus paham jika kepintaran tersebut berasal dari Tuhan. Sehingga, kepintaran yang siswa miliki tersebut harus dipakai untuk kebaikan, untuk melayani Tuhan, serta untuk pemecahan masalah.

Nilai-nilai ‘BEST’ ini diselipkan di dalam pembelajaran sehari-hari ataupun dari program-program sekolah.

Sumber: kompas.com, bpkpenabur.or.id

PSSI dan UNJ Tantangani Nota Kesepahaman untuk Memajukan Sepak Bola Indonesia

0
Sumber foto: unj.ac.id

EDURA NEWS, JAKARTA – Seremonial penandatanganan kerja sama antara PSSI dan 7 Universitas yang bergabung dalam Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) digelar pada Rabu (18/8/2021). 7 Universitas tersebut di antaranya Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Malang, dan STKIP Pasundan.

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini dihadiri oleh Ketua Umum PSSI dan para pejabat PSSI lainnya, serta Rektor dan Wakil Rektor masing-masing Universitas.

Ketua Umum PSSI Komjen Polisi (Purn.) Dr. Moch Iriawan mengatakan sejak PSSI berdiri, baru kali ini adanya kerja sama antara federasi sepak bola dengan perguruan tinggi bidang olahraga, sepak bola khususnya.

Dalam sambutannya Rektor UNJ Prof. Komarudin mengatakan, “sebagai pimpinan UNJ, kami sangat berbahagia dan berbangga hati dapat bekerjasama dengan PSSI, karena PSSI salah satu pengelola olahraga terbesar di Indonesia. Kami juga mengharapkan beberapa hal, tapi yang utama kami berterimakasih atas kepercayaan untuk melakukan kerja sama upaya memajukan sepak bola Indonesia.”

Prof. Komarudin berharap setelah tanda tangan MoU ini, semua rancangan kerja sama yang sudah di programkan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. Beberapa hal yang sudah dilakukan di antaranya, pembinaan dan pendidikan untuk pelatih, perwasitan dan seluruh awak sepak bola, lanjut Prof. Komarudin.

“Di dalam upaya peningkatkan prestasi, tidak mungkin lepas dari sains dan teknologi, oleh karena itu sport science yang dimiliki UNJ, silahkan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk peningkatan sepak bola Indonesia. Kami akan hibahkan keahlian yang kami miliki, tenaga ahli yang kami miliki di Fakultas Ilmu Keolahragaan demi kemajuan sepak bola Indonesia,” ujarnya.

Sumber: unj.ac.id

Upaya SMAN 5 Surabaya Kuatkan Budaya Literasi

0
Tangkapan layar di kanal Youtube SMAN 5 Surabaya

EDURA NEWS, JAKARTA – SMA Negeri 5 Surabaya memiliki komitmen yang kuat dalam meningkatkan budaya literasi siswanya. SMA ini juga termasuk dalam 10 SMA terbaik se-Indonesia berdasarkan Ujian Tertulis Berbasis Kompetensi (UTBK) tahun 2020.

Segudang prestasi yang telah diraih siswa-siswanya membuat SMAN 5 Surabaya semakin bertekad meluaskan wawasan siswa dengan budaya literasi.

Salah satu upaya membangun budaya literasi tersebut adalah dengan melakukan pembiasaan membaca setiap hari 15 menit sebelum jam pertama. Buku yang dibaca adalah non pelajaran, sehingga kegiatan pembacaan tersebut bisa menambah wawasan siswa di bidang sastra dan umum selain dari pelajaran sekolah.

Tidak hanya itu, komitmen membangun budaya literasi juga dilaksanakan secara serius. Awalnya, SMAN 5 Surbaya melakukan sosialisasi kepada guru dan karyawan untuk menyamakan persepsi dan komitmen tengang pelaksanaan kegiatan literasi di SMAN 5 Surabaya.

Kemudian, ada pula sosialisasi kepada orangtua siswa. Tujuannya untuk memberitahukan adanya kegiatan literasi di sekolah dan berharap agar orangtua mendukung program tersebut dengan memberikan fasilitas buku bacaan kepada anaknya.

“Salah satu tujuan adanya program literasi di sekolah adalah untuk meningkatkan karakter, menumbuhkan karakter yang positif kepada anak kita,” ujar Kepala SMA Negeri 5 Surabaya Hj. Sri Widiati, S.Pd, MM di kanal Youtube resmi SMAN 5 Surabaya.

Dilansir dari laman resmi SMAN 5 Surabaya, upaya peningkatan minat baca juga dilakukan lebih intensif lagi. SMA ini memiliki inovasi untuk mengembangkan literasi yang selama ini menggunakan cara konvensional ke digital, sesuai dengan tuntutan zaman.

Kepala SMA Negeri 5 Surabaya Ibu Hj. Sri Widiati, S.Pd, MM telah berhasil melakukan sosialisasi program tersebut kepada seluruh siswa agar program tersebut bisa terlaksana dengan lancar.

Selain mengembangkan budaya literasi, SMAN 5 Surabaya juga mengumpulkan dan berkeinginan kuat dalam mempublikasikan karya tulis siswanya. Hal ini dibuktikan dengan adanya kerja sama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) tetkait aplikasi perpustakaan digital atau yang lebih dikenal Serbuk (sharing e-book).

Kerja sama Serbuk itu diharapkan akan semakin meningkatkan minat baca siswa SMAN 5 Surabaya serta sebagai apresiasi terhadap karya tulis siswa.

Sumber: sman5surabaya.sch.id, kominfo.jatimprov.go.id

Bank Indonesia dan Fakultas Ekonomi UNJ Sukses Gelar Program BI Mengajar 2021

0

EDURANEWS, JAKARTA: Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Bank Indonesia (BI) telah sukses menggelar Program BI Mengajar 2021 secara virtual pada Kamis, (12/8/2021). Program ini menghadirkan Dyah NK Makhijani, S.H., MBA sebagai Asisten Gubernur Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola Bank Indonesia.

Dengan mengusung tema “Memperkuat Inovasi, Sinergi, dan Kepedulian Sosial Sebagai Kontribusi Bagi Pemulihan Ekonomi Nasional”, BI menunjukkan dukungannya dalam meningkatkan literasi ekonomi melalui kegiatan pengajaran.

Wakil Rektor III UNJ Dr. Abdul Sukur, M.Si dalam sambutannya mengapresiasi Bank Indonesia dan Fakultas Ekonomi UNJ yang sudah menggelar Program BI Mengajar tersebut.

“Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk sumbangsih Bank Indonesia terhadap kemajuan pendidikan,” ujar Abdul Sukur.

Program BI Mengajar diselenggarakan di sejumlah Perguruan Tinggi di Indonesia, UNJ salah satunya. Program ini memberikan pemahaman mengenai peran BI yang sangat penting di perekonomian Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan dilaksanakannya penyerahan Program Sosial Bank Indonesia sebagai kontribusi Bank Indonesia untuk membantu terwujudnya aktivitas pemberdayaan masyarakat dengan tema “Berkontribusi Nyata Melalui Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat & Peningkatan SDM Unggul Dalam Rangka Mendukung Stabilitas Ekonomi Indonesia”.

Program BI Mengajar serta Program Sosial BI menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Bank Indonesia ke-68 dan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-76.

Kemudian, Dyah NK Makhijani memaparkan mengenai Selayang Pandang Bank Indonesia sebagai perkenalan Bank Indonesia kepada masyarakat, Konsep dan Implementasi Tata Kelola Bank Indonesia (good governance) serta Perencanaan Strategis dengan Case in Point: Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.

Salah satu mandat BI di bidang Pengelolaan Uang Rupiah (PUR) adalah saat ini BI mendorong masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah). Salah satu programnya adalah BI bekerja sama dengan TNI AL untuk distribusi Rupiah di wilayah 3T dan juga melakukan sosialisasi terkait CBP Rupiah.

“Rupiah itu simbol kedaulatan negara,  alat pembayaran yang sah dan pemersatu bangsa, untuk itu kita perlu kenali Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah,” tutur Dyah.

Selanjutnya, moderator Dr. Umi Widyastuti, S.E., M.Si menyimpulkan bahwa sebagai Bank Indonesia sebagai bank sentral tidak hanya fokus pada substansinya sebagai penjaga stabilitas moneter, namun juga mesti memerhatikan good corporate governance.

MAN Insan Cendekia Serpong Padukan Kurikulum Nasional dan Pesantren

0
Foto: Akun Instagram @official_manics

EDURA NEWS, JAKARTA – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong memadukan kurikulum nasional dan kurikulum pesantren dalam pembelajarannya. Sistem pembelajarannya pun menggunakan sistem SKS paket ditambah pembelajaran tambahan setelah waktu salat Asar dan malam hari.

MAN IC Serpong meraih peringkat 2 dari 1000 sekolah terbaik di Indonesia yang dirilis Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).
LTMPT melakukan pemeringkatan sekolah menengah atas sederajat berdasarkan nilai rata-rata Tes Potensi Skolastik (TPS) UTBK 2020. MAN IC Serpong meraih nilai rerata TPS 599,654.

Sekolah ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dalam penguasaan IPTEK yang didasari nilai keimanan dan ketakwaan atas prakarja Prof Dr. Bacharuddin Jusuf Habibie di tahun 1996.

Harapan tersebut tertuang dalam visi sekolah ini, yakni terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dalam keimanan dan ketakwaaan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, dan mampu mengaktualisasikan diri dalam kehidupan masyarakat.

Sejak awal berdirinya, sekolah terus mengalami perubahan nama, hingga akhirnya pada 2001 dengan SK Menteri Agama RI, Nomor 490 Tahun 2001 MA Insan Cendekia Serpong dan Gorontalo berubah menjadi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Gorontalo dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong.

Dilansir dari detikEdu, Abdul menuturkan bahwa sistem pembelajaran menggunakan sistem SKS paket ditambah pembelajaran tambahan setelah waktu salat Asar dan malam hari.

“Pembelajaran siang hari diisi dengan materi pelajaran yang difokuskan pada bidang akademik dan riset. Malam harinya, para siswa melakukan kajian kitab kuning, tahsinul Al-Qur’an, tahfidz, hafalan hadits Arbain, dan penguasaan bahasa Inggris dan Arab,” jelasnya kepada detikEdu.

Semua siswa MAN IC Serpong diasramakan. Pembelajaran di asrama dirancang sedemikian rupa untuk mendukung pendidikan siswa, terutama penguatan materi agama. Sistem ini dirancang dengan berpedoman kepada petunjuk teknis pengelolaan pendidikan MAN IC yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

Selain banyak meraih prestasi akademik, siswa MAN IC Serpong juga banyak meraih prestasi nasional dan internasional, di antaranya meraih Medali Perak Olimpiade Astronomi dan Astrografi Tingkat Internasional (IOAA) 2019 di Hungaria, Medali Perunggu Olimpiade Ekonomi Internasional (IEO) 2019 di Rusia, Medali Emas Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Biologi, Informatika, dan Kimia Tingkat Nasional 2019, Medali Emas Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Nasional 2019, dan lain-lain.

Sumber: ic.sch.id, detik.com

Recent Posts