UNJ Buka Layanan Psikologis UNJ Sehat, Civitas UNJ Bisa Konseling Gratis

0
265

EDURA NEWS, JAKARTA – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka Layanan Psikologis UNJ Sehat pada Rabu, 14 Juli 2021. Acara pembukaan ini bertajuk “Membangun Harapan dan Kebahagiaan di Masa Pandemi”.

Layanan Psikologis UNJ Sehat merupakan layanan konseling gratis secara daring untuk civitas akademika UNJ di masa pandemi. Pembukaan layanan ini digelar secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan secara daring melalui kanal Youtube Edura TV.

Pembukaan layanan ini juga diisi dengan acara bincang-bincang mengenai “Membangun Harapan dan Kebahagiaan di Masa Pandemi” oleh Dra. Michiko Mamesah, M.Psi.

Dr. Wirda Hanim, M.Psi sebagai perwakilan Satgas UNJ Sehat mengatakan dibukanya layanan ini didahului oleh layanan secara medis. Kemudian karena adanya kekhawatiran kepada kondisi mental atau psikologis pasien COVID-19, maka tim Satgas UNJ Sehat berinisiatif membuka layanan psikologis ini.

 

“Kita tahu semua hectic, semua juga panik, semua stres baik yang sakit maupun yang sehat karena setiap hari pemberitaan semakin mencemaskan,” tuturnya.

Hal itulah yang membuat tim UNJ Sehat berpikir bagaimana cara agar mereka yang di rumah tidak merasa terisolasi mereka yang di rumah sakit masih bisa berkomunikasi dengan adanya grup UNJ Sehat, lanjutnya.

Rektor UNJ Prof. Komarudin, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa acara layanan konsultasi ini adalah ide yang luar biasa. Layanan-layanan UNJ Sehat secara kelembagaan bisa menjadi spektrum pengabdian UNJ yang manfaatnya bukan hanya untuk internal, tapi juga eksternal.

“Secara khusus, saya berpesan bahwa program ini mungkin tidak hanya dalam rangka pandemi, tapi bisa dikembangkan lebih luas dan lebih ke depan lagi setelah pandemi selesai,” ujar Prof. Komarudin.

Koordinator Layanan Pendampingan Psikologis UNJ Sehat Dr. Eka Wahyuni, MAAPD mengatakan sebelum layanan ini, UNJ telah mengadakan layanan psikologis melalui UNJ Peduli untuk civitas akademika dan masyarakat umum.

Ia menambahkan, informasi soal layanan konsultasi individu akan disebarkan setelah launching. Layanan konsultasi ini akan diberikan setiap hari disesuaikan dengan jadwal masing-masing psikolog dan konselor.

“Untuk selanjutnya, insha Allah kami juga akan memperluas layanan ini menjadi layanan-layanan yang preventif dan promotif yang lebih terstruktur. Dalam progran Kampus Merdeka, mungkin akan juga dibuka peluang untuk magang bagi mahasiswa Psikologi dan Bimbingan Konseling untuk terlibat dalam program ini secara berkelanjutan,” jelasnya.