Meneropong Sejarah melalui Kartu Pos
Judul : Pekerdja di Djawa Tempo DoeloePenulis : Olivier Johannes RaapPenerbit : Galang PustakaTahun Terbit : 2013Jumlah Halaman :...
Poirot, Logika dan Bayang-Bayang Kematian
Apakah kesengsaraan dan dosa masa lalu dapat dibayar dengan kematian-kematian ?
Hercule Poirot (Kenneth Branagh) detektif yang sudah pensiun dengan segala ketajaman...
Menelusuri Pengalaman Hidup di Bantaran Kali
Kota Jakarta selalu memiliki sisi unik untuk ditelisik. Tempat ini menawarkan imajinasi kaum urban. Melalui kegemerlapan gedung-gedung mewah pencakar...
Pendidikan Ala Sekolah Gerbong Kereta Tomoe
Film animasi Totto-Chan: The Little Girl at the Window menawarkan imajinasi pendidikan lewat mata bocah
Bersekolah bagi bocah seperti Totto-Chan adalah hal...
Shah Rukhan Gak Cuma Romansa dan Bergoyang
Shahrul Khan kembali ke layar lebar, apa hanya menawarkan goyangan?
Setelah Pathaan (2023) menjadi pertanda baik kembalinya Shah Rukh Khan dengan kisah...
Nirmata, Realisme Magis, AI yang Merdeka
Benarkah Kecerdasan Buatan menjadi ancaman bagi umat manusia?
Gareth Edwards melalui film The Creators telah membawa imajinasi yang tidak biasa, melupakan sejenak...
Kya, Rawa dan Penderitaan akan Cinta
Bagaimana jadinya jika perempuan hidup dalam kesendirian di rawa ?
Where the Crawdad Sing (2022) berkisah tentang seorang perempuan bernama Kya. Ia...
del Toro, Pinocchio, dan Kematian-Kematian lainnya
Bagaimana del Toro menampilkan Pinocchio yang begitu intim?
Anak-anak adalah keajaiban yang tak bisa disentuh oleh kematian sekalipun. del Toro dengan segala...
Ketika Barang-Barang Menyimpan Memori Kesedihan
Mengapa mengembalikan barang bisa menyebabkan kesedihan yang berkepanjangan?
Sebenarnya, apa yang Nawapol Thamrongrattanarit pikirkan ketika pertama kali menggarap Film Happy Old Year...
Manusia-Manusia Apartemen: Ketika Kemanusiaan Disingkirkan Demi Hidup
Um Tae-hwa sutradara film kelahiran 1980 asal Korea Selatan ini menampilkan Concrete Utopia sebagai film yang patut dicermati tahun ini. Um...



