SINOPSIS
Setiap peserta didik adalah unik—memiliki latar belakang, kemampuan, minat, gaya belajar, dan kebutuhan yang berbeda. Namun, praktik pembelajaran di kelas sering kali masih bersifat seragam dan berpusat pada guru. Buku Pembelajaran Berdiferensiasi hadir sebagai jawaban atas tantangan tersebut, dengan menawarkan pendekatan pembelajaran yang menempatkan peserta didik sebagai pusat proses belajar, sekaligus menjunjung tinggi prinsip keadilan dan inklusivitas dalam pendidikan.
Buku ajar ini mengulas secara sistematis konsep, landasan teoretis, dan urgensi pembelajaran berdiferensiasi dalam konteks Kurikulum Merdeka. Pembaca diajak memahami bagaimana diferensiasi konten, proses, dan produk pembelajaran dapat diterapkan secara nyata di kelas, baik pada jenjang pendidikan dasar maupun menengah. Disertai dengan kerangka asesmen diagnostik, buku ini menekankan pentingnya pemetaan kesiapan belajar, minat, dan profil belajar peserta didik sebagai dasar perancangan pembelajaran yang bermakna.
Lebih dari sekadar teori, buku ini menyajikan contoh praktik baik, skenario pembelajaran, perangkat ajar, serta strategi evaluasi yang aplikatif dan mudah diadaptasi oleh guru. Pendekatan diferensiasi tidak hanya diposisikan sebagai metode mengajar, tetapi sebagai cara pandang pedagogis untuk menumbuhkan potensi setiap anak secara optimal, tanpa meninggalkan siapa pun dalam proses pembelajaran.
Ditulis dengan bahasa yang jelas, kontekstual, dan berbasis kebijakan pendidikan terkini, Buku Ajar Pembelajaran Berdiferensiasi menjadi referensi penting bagi mahasiswa kependidikan, guru, dosen, kepala sekolah, dan pengambil kebijakan pendidikan. Buku ini menegaskan bahwa pembelajaran yang berpihak pada murid bukanlah pilihan, melainkan keharusan untuk menyiapkan generasi pembelajar yang mandiri, reflektif, dan berdaya saing di abad ke-21.

