{"id":872,"date":"2020-09-08T04:27:07","date_gmt":"2020-09-08T04:27:07","guid":{"rendered":"http:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/?p=872"},"modified":"2020-09-08T09:48:40","modified_gmt":"2020-09-08T09:48:40","slug":"peluang-indonesia-meraih-emas-di-ajang-olimpiade-tokyo-2021","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/2020\/09\/08\/peluang-indonesia-meraih-emas-di-ajang-olimpiade-tokyo-2021\/","title":{"rendered":"Peluang Bulutangkis Indonesia Meraih Emas di Ajang Olimpiade Tokyo 2021"},"content":{"rendered":"\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-style-large\"><p>Sebagai negara yang memiliki banyak potensi atlet berbakat di bulutangkis, Indonesia tercatat memiliki prestasi gemilang di Olimpiade. Raihan medali banyak dihasilkan oleh para atlet di ajang paling bergengsi itu. Olimpiade Tokyo 2021 sudah di depan mata, evaluasi dan monitoring terus dilakukan<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Edura UNJ mencoba mengulas lebih jauh peluang dan tantangan bulutangkis Indonesia dengan mengadakan webinar bertajuk <em>\u201cRoad To Gold Medal Tokyo Olympics Games 2021 Peluang Bulutangkis Indonesia\u201d<\/em> (7\/9).\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Menghadirkan Deputi IV Pengembangan Prestasi Menpora Chandra Bakti, jajaran PBSI seperti Sekjen PBSI Achmad Budiharto, pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi, pelatih ganda campuran Richard Mainaky, pelatih fisik Iwan Hermawan, serta Ketua Edura Sport UNJ Endang Drajat dan dimoderatori oleh wartawan senior olahraga Kompas Yunaz Santoni Aziz.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Edura UNJ Henry Eryanto mengatakan webinar ini diadakan untuk memperingati Hari Olahraga Nasional&nbsp; ke 37.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSpirit yang ingin kami ingin teruskan adalah mari memasyarakatkan olahraga dan dukung terus prestasi Indonesia di kancah internasional,\u201d ungkap Henry.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Webinar ini menjadi bentuk dukungan Edura UNJ dalam pengembangan keilmuan keolahragaan. Langkah positif&nbsp; ini terus digaungkan dengan adanya webinar, akademi, pelatihan dan kejuaraan. <\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSemoga dengan webinar ini memperoleh langkah positif dalam perjuangan meraih emas di Olimpiade Tokyo 2021,\u201d ucap Rektor UNJ Komarudin dalam sambutannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Peningkatan Prestasi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Chandra Bakti menjelaskan bahwa program peningkatan prestasi atlet dalam bidang olahraga sesuai dengan visi Presiden Jokowi. Kebijakan pun tertuang dalam pengembangan bakat calon atlet berprestasi, seleksi calon atlet berprestasi, pelatihan performa tinggi atlet berprestasi, pembinaan kehidupan sosial atlet berprestasi, pembiayaan, dan pengawasan pelaporan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBulutangkis memang menjadi cabang olahraga prioritas yang memiliki historis,\u201d ungkap Chandra. Target emas dicanangkan dalam Olympic Games Tokyo 2021.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Achmad Budhiarto mengatakan PBSI fokus mengembangkan atlet mulai dari pembinaan teknik dasar. Pembinaan ini juga tergantung kepada pelatih terutama pelatih-pelatih daerah. Kompetisi juga dilakukan mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional. Puncaknya pada sirkuit nasional, atlet daerah dapat mengukur kemampuan selama berlatih. Kesempatan itu menjadi penilaian dalam rangking nasional dan atlet berhak menjadi atlet nasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Olimpiade Rio Brazil 2018 memberikan pelajaran yang berharga. Pelibatan semua aspek menjadi penting. Persiapan dan seleksi sudah dipersiapkan selama satu tahun. Penyesuaian tempat juga dilakukan seperti mencari tempat pelatihan dan menginap. Di Jepang, beberapa daerah sudah menawarkan diri untuk menjadi pusat pelatihan sebelum Olimpiade Tokyo berlangsung.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPenundaan ini (<em>covid 19<\/em>) tidak menjadi masalah,\u201d kata Budiharto,&nbsp; \u201cIni membutuhkan kerja keras terutama bagaimana kita bisa menerapkan&nbsp; <em>sport science <\/em>untuk menerapkan performa atlet,\u201d lanjutnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ganda putra menjadi tumpuan dalam meraih emas, sebagai catatan tunggal putra, ganda campuran dan juga putri mengalami peningkatan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kesiapan atlet<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Herry Iman Pierngadi mengatakan pandemi covid 19 mengubah program yang sudah direncanakan PBSI.  Banyak turnamen yang harus ditunda. Ada 11 bulan waktu untuk menata ulang program.<\/p>\n\n\n\n<p>Ganda campuran di Olimpiade Rio 2018 meraih emas. Raihan ini tidak lepas dari peran pelatih yang mampu menciptakan atlet sekelas Tontowi dan Butet. Richard Mainaky pelatih ganda campuran sering menciptakan atlet putri menjadi leader di lapangan. Richard menjelaskan porsi latihan putri sama dengan yang putra.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPemain putri memang harus menjadi <em>leader<\/em> untuk memancing bola untuk menekan lawan,\u201d kata Richard, \u201cOtomatis putri harus lihai dalam peran dan pertahanan,\u201d lanjutnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Iwan Hermawan menjelaskan bagaimana pos fisik setelah Olimpiade Rio menjadi bahan evaluasi terus dalam program pelatihan fisik. Pandemi sebetulnya menguntungkan bagi pelatih fisik untuk meningkatkan performa atlet. Pelatih fisik berfokus kepada empat komponen fisik dan koordinasi gerak. Penerapan <em>sport science <\/em>juga membantu untuk mendapatkan data detail poin fisik atlet.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Endang Drajat berharap semakin banyak perkumpulan menjadi sangat baik dan kompetitif. Perkumpulan daerah yang terkendala ekonomi perlu didukung untuk dapat berkompetisi di tingkat nasional.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Basri Yusuf&nbsp; juga mengingatkan mengenai penentuan unggulan (<em>seeding<\/em>) meskipun beberapa atlet unggulan sudah aman. Poin penting yang harus diperhatikan salah satunya strategi mengantisipasi kemungkinan atlet dari negara lain untuk menyodok. Perolehan poin rangking yang dinamis jangan membuat Indonesia lengah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTetap harus memonitor dan mengevaluasi,\u201d ungkap Basri.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai negara yang memiliki banyak potensi atlet berbakat di bulutangkis, Indonesia tercatat memiliki prestasi gemilang di Olimpiade. Raihan medali banyak dihasilkan oleh para atlet di ajang paling bergengsi itu. Olimpiade Tokyo 2021 sudah di depan mata, evaluasi dan monitoring terus dilakukan Edura UNJ mencoba mengulas lebih jauh peluang dan tantangan bulutangkis Indonesia dengan mengadakan webinar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":873,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":""},"categories":[20,8],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/872"}],"collection":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=872"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/872\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":884,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/872\/revisions\/884"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/873"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=872"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=872"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=872"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}