{"id":7087,"date":"2024-08-05T14:25:50","date_gmt":"2024-08-05T07:25:50","guid":{"rendered":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/?p=7087"},"modified":"2025-12-09T15:52:50","modified_gmt":"2025-12-09T08:52:50","slug":"prof-sri-martini-mailanie-guru-paud-sangat-penting-dalam-mendukung-tumbuh-kembang-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/2024\/08\/05\/prof-sri-martini-mailanie-guru-paud-sangat-penting-dalam-mendukung-tumbuh-kembang-anak\/","title":{"rendered":"Prof. Sri Martini Mailanie: Guru PAUD Sangat Penting dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak"},"content":{"rendered":"<p><b>EDURANEWS, JAKARTA. <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Prof. Sri Martini Mailanie memberi orasi ilmiah bertajuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cGuru Paud Profesional, Sebuah Paradoks\u201d <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di Aula Latief Hendraningrat (31\/7). Orasi Ilmiah ini sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai guru besar bidang ilmu kurikulum dan Pembelajaran PAUD. Orasi ini menyoroti secara fundamental dalam perkembangan karir guru PAUD.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Prof. Sri Martini salah satu faktor penyebab rendahnya kualitas guru di Indonesia adalah ketidaksesuaian disiplin ilmu dan terdapat guru yang belum berkualifikasi sarjana. Hal ini pun yang membuat guru PAUD harus memiliki kualifikasi dan profesionalisme karena sebagai sebuah profesi yang diakui undang-undang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun data menunjukan setengah dari jumlah guru PAUD di Indonesia belum memenuhi standar kualifikasi akademik pendidik PAUD. Hal ini menurut Prof. Sri Martini akan mempengaruhi\u00a0 pada kompetensi guru PAUD. Meskipun beberapa guru PAUD sudah kualifikasi sarjana namun belum semuanya linier.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keadaan guru PAUD yang demikian dan tingginya harapan masyarakat yang memahami pentingnya meletakan dasar pendidikan sejak dini menjadi paradoks.\u00a0 Bagi Prof. Sri Martini guru PAUD sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Maka guru-guru PAUD pun harus memiliki profesionalitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prof. Sri Martini menjelaskan ada tiga tantangan bagi Guru PAUD. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari aspek kesejahteraan finansial yang belum mendapat gaji layak dan tidak memiliki tingkat kesejahteraan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari aspek pengembangan karir guru tidak memiliki kesempatan luas untuk mengembangkan diri. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari aspek pengembangan keilmuan, guru tidak memiliki akses yang cukup luas.<\/span><\/p>\n<p>Berita terkini: <span data-sheets-root=\"1\"><a class=\"in-cell-link\" href=\"http:\/\/bmkgjakarta.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">bmkgjakarta.org<\/a><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>EDURANEWS, JAKARTA. Prof. Sri Martini Mailanie memberi orasi ilmiah bertajuk \u201cGuru Paud Profesional, Sebuah Paradoks\u201d di Aula Latief Hendraningrat (31\/7). Orasi Ilmiah ini sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai guru besar bidang ilmu kurikulum dan Pembelajaran PAUD. Orasi ini menyoroti secara fundamental dalam perkembangan karir guru PAUD.\u00a0 Menurut Prof. Sri Martini salah satu faktor penyebab rendahnya kualitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7087"}],"collection":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7087"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7087\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7931,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7087\/revisions\/7931"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7087"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7087"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7087"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}