{"id":6547,"date":"2023-11-27T11:45:58","date_gmt":"2023-11-27T04:45:58","guid":{"rendered":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/?p=6547"},"modified":"2023-11-27T11:46:15","modified_gmt":"2023-11-27T04:46:15","slug":"prof-achmad-husen-pendidikan-kependudukan-dan-lingkungan-hidup-harus-terintegratif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/2023\/11\/27\/prof-achmad-husen-pendidikan-kependudukan-dan-lingkungan-hidup-harus-terintegratif\/","title":{"rendered":"Prof. Achmad Husen: Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup Harus Terintegratif"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">EDURANEWS, JAKARTA. Pemahaman tentang kedudukan manusia tidak lepas dari sebagai hamba Allah, pengabdian manusia harus berdampak pada manusia lain dan alam.\u00a0 Hal inilah yang\u00a0 Prof. Achmad Husen uraikan dalam orasinya bertajuk \u201cPKLH Sebagai Manifestasi Tanggung Jawab Manusia Selaku Khalifatullah Fii Ardhi dan Hamba Allah\u201d\u00a0 di Aula Latief Hendraningrat Gedung Dewi Sartika UNJ (23\/11).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun penurunan kualitas SDM dalam hal ini berkaitan dengan alam telah terjadi kerusakan lingkungan. Laporan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> \u201cOur Common Future\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mengemukakan bahwa banyak di antara masalah-masalah lingkungan hidup yang kritis.\u00a0 Hal ini menurut Prof. Achmad Husen berkaitan dengan pembangunan yang tidak merata, kemiskinan, pertumbuhan penduduk yang relatif cepat.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang mengakibatkan tekanan-tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap alahan, air, hutan, dan sumber daya alam lainnya yang ada di planet bumi ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prof. Achmad Husen menjelaskan bahwa hal ini dipicu oleh mentalitas frontier yaitu sikap yang\u00a0 menganggap bumi itu tidak terbatas dan manusia bukan dari bagian alam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Prof. Achmad Husein hal ini dapat diurai dengan pendidikan.\u00a0 Kesadaran manusia akan lingkungan yang diakibatkan rusaknya lingkungan yang masif karena tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab.\u00a0 Dengan jalan pendidikan akan mampu menumbuhkan kesadaran akan fungsi manusia dalam kedudukannnya. Menempatkan manusia dalam ekosistem.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendidikan yang dimaksud Prof. Achmad Husen adalah Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup. Yakni suatu program pendidikan untuk membina anak\/peserta didik memiliki pengertian, kesadaran, sikap dan perilaku yang rasional serta tanggungjawab tentang pengaruh timbal balik antara penduduk dan lingkungan hidup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prof. Achmad Husen juga menegaskan bahwa pendidikan kependudukan lingkungan hidup harus terintegratif dan monolitik\u00a0 dengan metode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">based learning.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Sayangnya dalam kurikulum merdeka pendidikan kependudukan dan\u00a0 lingkungan hidup\u00a0 tidak menjadi pelajaran prioritas yang berimplikasi pada wawasan pembangunan yang berkelanjutan.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>EDURANEWS, JAKARTA. Pemahaman tentang kedudukan manusia tidak lepas dari sebagai hamba Allah, pengabdian manusia harus berdampak pada manusia lain dan alam.\u00a0 Hal inilah yang\u00a0 Prof. Achmad Husen uraikan dalam orasinya bertajuk \u201cPKLH Sebagai Manifestasi Tanggung Jawab Manusia Selaku Khalifatullah Fii Ardhi dan Hamba Allah\u201d\u00a0 di Aula Latief Hendraningrat Gedung Dewi Sartika UNJ (23\/11).\u00a0 Namun penurunan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":""},"categories":[20,8],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6547"}],"collection":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6547"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6547\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6550,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6547\/revisions\/6550"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6547"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6547"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6547"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}