{"id":6544,"date":"2023-11-27T08:44:59","date_gmt":"2023-11-27T01:44:59","guid":{"rendered":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/?p=6544"},"modified":"2023-11-27T08:44:59","modified_gmt":"2023-11-27T01:44:59","slug":"prof-efri-sandi-ilmu-antena-dan-propagasi-gelombang-masih-sangat-relevan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/2023\/11\/27\/prof-efri-sandi-ilmu-antena-dan-propagasi-gelombang-masih-sangat-relevan\/","title":{"rendered":"Prof. Efri Sandi: Ilmu Antena dan Propagasi Gelombang Masih Sangat Relevan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">EDURANEWS, JAKARTA. Tren perkembangan riset mengenai teknologi antena semakin berkembang karena para peneliti mulai memikirkan bagaimana mengurangi limitasi dan memperbaiki performanya. Hal inilah yang\u00a0 Prof. Efri Sandi uraikan dalam orasinya bertajuk \u201cKontribusi dan Tantangan Riset Antena untuk Teknologi Jaringan Telekomunikasi Masa Depan\u201d\u00a0 di Aula Latief Hendraningrat Gedung Dewi Sartika UNJ (22\/11).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Isu kontemporer memberikan solusi keterbaruan dalam bidang antena dan propagasi gelombang. Dalam penjelasannya,Prof. Efri menyebutkan salah satu fokus riset adalah mengembangkan dan menemukan metode baru desain sparse array array antena.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konfigurasi ini merupakan elemen antena yang dijarangkan satu sama lainnya untuk mengurangi jumlah elemen pada suatu dimensi antena array dengan tetap mempertahankan\u00a0 performansi radiasi antena.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun ada tantangan dan kebutuhan aplikasi seperti tingginya degradasi performansi radiasi, tingkat efisiensi elemen dan proses desain yang kompleks.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat tantangan itu, Prof. Efri Sandi mengembangkan riset dalam skala lobratorium dan menggunakan jenis antena microstrip yang mudah dipabrikasi dan biaya yang efisien. Metode yang dikembangkan adalah metode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">non-uniform stretching-cyclic different set<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (CDS).\u00a0 Yang dapat meningkatkan performansi Gain dan Beamwidth.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu Prof. Efri Sandi juga menekuni riset antena 5G yang mengedepankan dalam kemampuan beamforming, bandwidth yang lebar (wideband dan ultra-wideband) dan solusi konfigurasi massive MIMO. Fokusnya pada pengembangan divais antena itu sendiri, sedangkan teknik beamforming lebih ke arah inovasi teknik<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> signal processing and coding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Prof. Efri Sandi ilmu antena\u00a0 dan propagasi gelombang masih sangat relevan untuk terus dikembangkan dalam menjawab berbagai perkembangan teknologi telekomunikasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>EDURANEWS, JAKARTA. Tren perkembangan riset mengenai teknologi antena semakin berkembang karena para peneliti mulai memikirkan bagaimana mengurangi limitasi dan memperbaiki performanya. Hal inilah yang\u00a0 Prof. Efri Sandi uraikan dalam orasinya bertajuk \u201cKontribusi dan Tantangan Riset Antena untuk Teknologi Jaringan Telekomunikasi Masa Depan\u201d\u00a0 di Aula Latief Hendraningrat Gedung Dewi Sartika UNJ (22\/11).\u00a0 Isu kontemporer memberikan solusi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":""},"categories":[20,8],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6544"}],"collection":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6544"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6544\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6546,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6544\/revisions\/6546"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6544"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6544"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6544"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}