{"id":4002,"date":"2021-12-08T16:05:48","date_gmt":"2021-12-08T09:05:48","guid":{"rendered":"http:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/?p=4002"},"modified":"2021-12-16T14:22:37","modified_gmt":"2021-12-16T07:22:37","slug":"prof-ninuk-lustyantie-pembelajaran-bahasa-dan-sastra-harus-berfungsi-sebagai-instrumen-proses-penalaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/2021\/12\/08\/prof-ninuk-lustyantie-pembelajaran-bahasa-dan-sastra-harus-berfungsi-sebagai-instrumen-proses-penalaran\/","title":{"rendered":"Prof. Ninuk Lustyantie:\u00a0Pembelajaran Bahasa dan Sastra Harus Berfungsi Sebagai Instrumen Proses Penalaran"},"content":{"rendered":"<p><b>EDURANEWS, JAKARTA<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Prof. Ninuk Lustyantie melakukan orasi ilmiah dengan tajuk \u201cInovasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra pada Abad 21\u201d,<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">di Aula Latief Hendraningrat Gedung Dewi Sartika Kampus A UNJ (8\/12).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orasi ini membedah inovasi pembelajaran bahasa dan sastra dalam tantangannya di Abad 21.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Konsep pembelajaran abad 21 merupakan prose perubahan filosofis, ilmu, pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku manusia yang selalu bersentuhan dengan teknologi,&#8221; tutur Prof. Ninuk.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prof. Ninuk menjelaskan bahwa sebagai alat komunikasi, bahasa dan sastra juga sekaligus menjadi sebuah pendekatan bagi konteks pembelajaran tertentu sebab bahasa dan sastra adalah media, cara dan proses berpikir itu sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah yang menyebabkan pembelajaran bahasa dan sastra harus berfungsi sebagai instrumen proses penalaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Bahasa dan sastra memiliki peran holistik dan jangka panjang,&#8221; ujar Prof. Ninuk\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah menjadikan keyakinan bahwa pembelajaran memerlukan sebuah penalaran dengan media logika.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Prof. Ninuk pembelajaran inovasi pada bahasa dan sastra dapat mengacu kepada bentuk baru, kreatif, urgen dan berteknologi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembelajaran inovatif <em>(innovative learning)<\/em> mengacu pada penerapan prinsip-prinsip inovatif dalam proses pembelajaran. Prof. Ninuk menjelaskan bahwa segala bentuk yang baru, kreatif, urgen, dan berteknologi (seni-nilai).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Segala bentuk diterapkan dalam proses pembelajaran,&#8221; ucap Prof. Ninuk\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sifat kebaruan juga harus ada dalam pembelajaran inovasi. Inilah yang disebut dengan pembelajaran inovasi bersifat baru yang mencakup<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> reflected newness<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">theoritical newness<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prof. Ninuk juga menjelaskan bahwa dalam melakukan inovasi pengembangan ada tiga metode yang perlu diperhatikan yaitu <em>konsep metode<\/em>, <em>jenis metode<\/em>, dan <em>prinsip inovasi<\/em>. Ketiga elemen inilah yang menjadi unit dari inovasi pengembangan sebuah metode pembelajaran bahasa dan sastra.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Prof. Ninuk, prinsip inovasi harus mengacu juga kepada kata urgensi, yang menekankan kepada harus mengetahui apa saja yang menjadi esensial dibutuhkan dan penting bagi pembelajaran bahasa dan sastra.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPerlu dipahami tidak hanya terpaku kepada kuantitas tapi proses,&#8221; ujar Prof. Ninuk mengingatkan. <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>EDURANEWS, JAKARTA&#8211; Prof. Ninuk Lustyantie melakukan orasi ilmiah dengan tajuk \u201cInovasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra pada Abad 21\u201d, di Aula Latief Hendraningrat Gedung Dewi Sartika Kampus A UNJ (8\/12).\u00a0 Orasi ini membedah inovasi pembelajaran bahasa dan sastra dalam tantangannya di Abad 21. &#8220;Konsep pembelajaran abad 21 merupakan prose perubahan filosofis, ilmu, pengetahuan, keterampilan, sikap, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4006,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":""},"categories":[8],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4002"}],"collection":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4002"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4002\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4012,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4002\/revisions\/4012"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4006"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4002"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4002"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4002"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}