{"id":3758,"date":"2021-12-04T14:39:43","date_gmt":"2021-12-04T07:39:43","guid":{"rendered":"http:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/?p=3758"},"modified":"2021-12-04T17:06:18","modified_gmt":"2021-12-04T10:06:18","slug":"prof-herman-subarjah-tanpa-sport-sains-indonesia-tidak-bisa-bersaing-dengan-negara-lain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/2021\/12\/04\/prof-herman-subarjah-tanpa-sport-sains-indonesia-tidak-bisa-bersaing-dengan-negara-lain\/","title":{"rendered":"Prof. Herman Subarjah: Tanpa Sport Sains Indonesia Tidak Bisa Bersaing dengan Negara Lain"},"content":{"rendered":"<p><b>EDURANEWS, JAKARTA-<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Lelaki itu sedang mengamati pertandingan bulutangkis di lapangan 3 GOR UNJ. Sesekali ia mengecek telepon genggam yang dibawanya. Terkadang ia tertawa sambil mengamati jalannya pertandingan antara\u00a0 tim Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melawan Universitas Negeri Semarang (UNNES) (3\/12).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lelaki jangkung itu adalah\u00a0 Prof. Herman Subarjah. Ia adalah akademisi &#8220;Sport and Pedagogy&#8221; dari UPI yang memiliki minat yang mendalam di pembinaan Bulutangkis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prof. Subarjah juga lulusan doktor pendidikan olahraga Universitas Negeri Jakarta. Prof. Subarjah banyak menghasilkan penelitian, artikel, buku mengenai bulutangkis. Ia juga aktif dalam pelbagai organisasi bulutangkis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Prof. Subarjah LPTK CUP X 2021 menghadirkan canda tawa. LPTK CUP memang menjadi ajang silaturahmi antar universitas LPTK.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kegembiraan dalam perhelatan LPTK CUP pun terus memancar dari wajah atlet.\u00a0 LPTK CUP menghadirkan hiburan sekaligus ajang menjalin komunikasi lebih intens antar perguruan tinggi misalnya dalam pembinaan olahraga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDalam menyamakan persepsi antar perguruan tinggi,\u201d ujar Prof. Subarjah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja permasalahan setiap universitas mengenai pembinaan olahraga berbeda-beda. Sehingga perlu sekali penyamaan persepsi antar perguruan tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">LPTK CUP X ini juga menjadi ajang yang bagus bukan hanya dari segi kompetitif saja. Dari segi pembinaan minat bakat di universitas khususnya bagi dosen dan juga tenaga pendidik sangat diperlukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPembinaan ini lebih kepada kebugaran disesuaikan dengan minatnya,\u201d kata Prof. Subarjah. Jadi bukan lagi prestasi yang dicari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengembangan Sport Sains menjadi tantangan bagi perguruan tinggi.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Semantara ini memang masyarakat belum secara utuh menerima sport sains. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">LPTK juga masih memiliki keterbatasan dalam sarana dan prasarana. Sport sains tidak hanyamenjadi simbol, tetapi yang harus membuat universitas melek dalam pembinaan bidang olahraga.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJika Indonesia ingin bersaing di bidang olahraga tingkatkan sport sainnya,\u201d tutur Prof. Subarjah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prof. Subarjah juga sangat mengapresiasi Menpora Amali yang akan menjadikan LPTK CUP mempunyai piala bergilir Menpora. Sudah sewajarnya Menpora Amali mendukung LPTK CUP ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu universitas-universitas di LPTK juga dapat mendukung secara penuh DBON karena memiliki para akademisi, praktisi, keilmuan yang dapat membantu dalam memecahkan masalah di bidang pembinaan olahraga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cLPTK di seluruh Indonesia ini memiliki kapabilitas yang dapat mendukung DBON,\u201d ucapnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>EDURANEWS, JAKARTA- Lelaki itu sedang mengamati pertandingan bulutangkis di lapangan 3 GOR UNJ. Sesekali ia mengecek telepon genggam yang dibawanya. Terkadang ia tertawa sambil mengamati jalannya pertandingan antara\u00a0 tim Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melawan Universitas Negeri Semarang (UNNES) (3\/12). Lelaki jangkung itu adalah\u00a0 Prof. Herman Subarjah. Ia adalah akademisi &#8220;Sport and Pedagogy&#8221; dari UPI yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3759,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":""},"categories":[8],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3758"}],"collection":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3758"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3758\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3783,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3758\/revisions\/3783"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3759"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3758"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3758"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3758"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}