{"id":2938,"date":"2021-09-01T11:30:08","date_gmt":"2021-09-01T04:30:08","guid":{"rendered":"http:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/?p=2938"},"modified":"2021-09-01T11:30:46","modified_gmt":"2021-09-01T04:30:46","slug":"standar-kurikulum-smk-smti-yogyakarta-jadi-role-model-sekolah-vokasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/2021\/09\/01\/standar-kurikulum-smk-smti-yogyakarta-jadi-role-model-sekolah-vokasi\/","title":{"rendered":"Standar Kurikulum SMK-SMTI Yogyakarta jadi Role Model Sekolah Vokasi"},"content":{"rendered":"<p>EDURANEWS, JAKARTA: SMK-SMTI Yogyakarta saat ini disebut menjadi sekolah rujukan atau <em>role model<\/em> sekolah vokasi. Indikatornya adalah setiap tahun rata-rata ada 5 SMK Kemendikbud datang ke SMK-SMTI Yogyakarta untuk\u00a0<em>study <\/em>tiru.<\/p>\n<p>SMK-SMTI Yogyakarta memiliki standar kurikulum nasional, internasional, dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Tiga jurusan di SMK ini di antaranya Kimia Analisis, Kimia Industri, dan Tekni Mekatronika.<\/p>\n<p>Peralatan Teknik Mekatronika yang dimiliki oleh SMK-SMTI Yogyakarta sudah sesuai standar Industri. Hal ini terbukti dengan SMK-SMTI Yogyakarta sebagai Training Center untuk Sertifikasi Mekatronika level 1 dari PT. Siemens, Jerman dalam program Siemens Mechatronic Systems Certification Program (SMSCP).<\/p>\n<p>Sertifikasi ini merupakan satu-satunya di dunia untuk tingkat SMK dan satu-satunya di Indonesia untuk tingkat SMK dan Perguruan Tinggi.<\/p>\n<p>Dilansir dari <em>krjogja.com<\/em>, sejak Tahun Pelajaran 2019\/2020, SMK-SMTI Yogyakarta telah melaksanakan pendidikan sistem ganda (dual system), yakni pendidikan yang berorientasi kerja dan mengharuskan siswa belajar di dua tempat, di sekolah dan di Industri.<\/p>\n<p>Sekolah-sekolah saat ini dituntut untuk mempersiapkan siswa-siswanya dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Untuk menyiapkan itu, SMK-SMTI Yogyakarta telah menyisipkan Introduction Industri 4.0 dan materi lainnya yang mendukung Industri 4.0, untuk semua kompetensi keahlian.<\/p>\n<h6><strong>Baca juga:\u00a0<\/strong><a href=\"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/2021\/07\/21\/smkn-6-semarang-padukan-pendidikan-vokasi-di-sekolah-dengan-industri-dunia-usaha-dan-dunia-kerja-iduka\/\">SMKN 6 Semarang Padukan Pendidikan Vokasi di Sekolah dengan Industri Dunia Usaha dan Dunia Kerja (Iduka)<\/a><\/h6>\n<p>Selain itu, SMK-SMTI Yogyakarta juga telah menyiapkan Pilar Pembangunan PIDI 4.0 (Pusat Inovasi Digital Industri 4.0) berupa Capability Center.<\/p>\n<p>Kemudian juga mengembangkan <em>Teaching Factory<\/em> ke arah Industri 4.0, dan menjalin kerjasama dengan Industri untuk mengimplementasikan Industri 4.0 dalam suatu produk standar internasional.<\/p>\n<p>Lulusan dari SMK-SMTI Yogyakarta juga memperoleh Sertifikat Kompetensi dari BNSP. Juga mendapat Sertifikat Internasional dari Vapro Belanda untuk Operator Vapro A dan B dengan kelulusan 66,39%.<\/p>\n<p>Untuk menguatkan pendidikan vokasi industri sebagai role model pendidikan berbasis kompetensi yang <em>link and match<\/em> dengan industri, SMK-SMTI Yogyakarta bekerja sama dengan berbagai industri dan sekolah di luar negeri dalam bentuk pengembangan kurikulum, magang guru, magang siswa, guru tamu maupun pemberian beasiswa.<\/p>\n<p>Sumber: <em><a href=\"http:\/\/Krjogja.com\">krjogja.com<\/a>, <a href=\"http:\/\/Harianjogja.com\">harianjogja.com<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>EDURANEWS, JAKARTA: SMK-SMTI Yogyakarta saat ini disebut menjadi sekolah rujukan atau role model sekolah vokasi. Indikatornya adalah setiap tahun rata-rata ada 5 SMK Kemendikbud datang ke SMK-SMTI Yogyakarta untuk\u00a0study tiru. SMK-SMTI Yogyakarta memiliki standar kurikulum nasional, internasional, dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Tiga jurusan di SMK ini di antaranya Kimia Analisis, Kimia Industri, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2939,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":""},"categories":[20],"tags":[380,379],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2938"}],"collection":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2938"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2938\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2940,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2938\/revisions\/2940"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2939"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2938"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2938"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2938"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}