{"id":2091,"date":"2021-05-06T11:22:16","date_gmt":"2021-05-06T04:22:16","guid":{"rendered":"http:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/?p=2091"},"modified":"2021-05-06T11:22:16","modified_gmt":"2021-05-06T04:22:16","slug":"meningkatkan-kecerdasan-emosional-dengan-refleksi-dan-evaluasi-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/2021\/05\/06\/meningkatkan-kecerdasan-emosional-dengan-refleksi-dan-evaluasi-diri\/","title":{"rendered":"Meningkatkan Kecerdasan Emosional dengan Refleksi dan Evaluasi Diri"},"content":{"rendered":"<p>EDURA NEWS, JAKARTA &#8211; Dalam Sekolah Kebangsaan dan Peradaban pada 5 Mei 2021, Dr. KH. DB. Abdul Wahib Maktub seagai narasumber membahas mengenai upaya meningkatkan EQ dan SQ melalui literasi ramadhan. Acara ini bertajuk \u00a0\u201cMenjadi mahasiswa Indonesia Unggul &amp; Kontributif bagi Peradaban\u201d.<\/p>\n<p>Dr. KH. DB. Abdul Wahib Maktub terlebih dahulu mengajak untuk merefleksikan hakikat manusia secara holistik, yang terdiri dari fisik serta hal-hal metafisik. Jika kebutuhan fisik terpenuhi namun kebutuhan metafisik tidak terpenuhi, maka akan terjadi krisis dalam diri manusia.<\/p>\n<p>Dalam konteks ramadhan ini, menurutnya penting untuk melatih diri secara spiritual. Tantangan saat ini adalah bagaimana mengubah <em>mindset <\/em>atau cara berpikir untuk melakukan lompatan-lompatan besar, dengan itu penting untuk memahami konsep \u201cdiri\u201d.<\/p>\n<p>\u201cDi bulan puasa ini kita dididik supaya kita sabar, berapa banyak orang yang fatal bukan karena dia bodoh, tapi gagal karena tidak mampu mengendalikan emosi,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Dr. KH. DB. Abdul Wahib Maktub mengajak untuk bisa mengendalikan diri, lantaran ramadhan menjadi momentum besar bagi manusia untuk melakukan refleksi dan evaluasi.<\/p>\n<p>Baginya, pengaruh spiritualitas sangat luar biasa, namun itu tidak mudah karena ini tidak mudah karena egoisme manusia yang luar biasa. Maka dari itu menurutnya puasa mendidik kita untuk menggeser paradigma dari kekuatan diri ke kekuatan tuhan, dari kekuatan fisik menjadi kekuatan metafisik.<\/p>\n<p>Hal-hal metafisik bisa dimaknai sebagai akal dan rasa. Di sana ia menyinggung juga pentingnya untuk mencari ilmu. Ilmu yang didapat secara parsial menurutnya membuat mudah menghakimi orang lain. Maka muncul istilah \u201corang yang paham akan mudah memaafkan\u201d.<\/p>\n<p>\u201cKecerdasan emosional itu dalam rangka untuk mengenal diri , kalau kita sudah megenal diri kita akan mengenal orang lain, kalau sudah mengenal orang lain yang terjadi <em>ta\u2019aruf<\/em> dan <em>ta\u2019awun<\/em>, kita akan melakukan <em>massive communication <\/em>dan <em>massive collaboration<\/em>,\u201d ucapnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>EDURA NEWS, JAKARTA &#8211; Dalam Sekolah Kebangsaan dan Peradaban pada 5 Mei 2021, Dr. KH. DB. Abdul Wahib Maktub seagai narasumber membahas mengenai upaya meningkatkan EQ dan SQ melalui literasi ramadhan. Acara ini bertajuk \u00a0\u201cMenjadi mahasiswa Indonesia Unggul &amp; Kontributif bagi Peradaban\u201d. Dr. KH. DB. Abdul Wahib Maktub terlebih dahulu mengajak untuk merefleksikan hakikat manusia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2092,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":""},"categories":[8],"tags":[176,179,177],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2091"}],"collection":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2091"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2091\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2093,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2091\/revisions\/2093"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2092"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2091"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2091"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2091"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}