{"id":1956,"date":"2021-03-31T14:16:23","date_gmt":"2021-03-31T07:16:23","guid":{"rendered":"http:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/?p=1956"},"modified":"2021-03-31T18:19:57","modified_gmt":"2021-03-31T11:19:57","slug":"pascasarjana-unj-siap-tarung-dalam-visitasi-akreditasi-internasiona","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/2021\/03\/31\/pascasarjana-unj-siap-tarung-dalam-visitasi-akreditasi-internasiona\/","title":{"rendered":"Pascasarjana UNJ Siap Tarung dalam Visitasi Akreditasi Internasional"},"content":{"rendered":"<p><b>EDURANEWS, JAKARTA.\u00a0 <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Pascasarjana UNJ di bawah kepemimpinan Prof. Nadiroh terus bergerak cepat dalam mempersiapkan visitasi akreditasi Internasional. Pascasarjana UNJ pun membuat acara simulasi bertajuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cWorkshop Simulasi Visitasi Akreditasi Internasional\u201d <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(31\/03)<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Workshop daring dan luring ini menghadirkan Nandi dari UPI untuk berbagi pengalaman dalam akreditasi Internasional AQAS.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara pengalaman UPI memang lebih dulu merasakan pengalaman mempersiapkan pelbagai hal terkait dengan visitasi akreditasi internasional AQAS. Nandi banyak memberikan poin-poin penting yang mesti dipersiapkan UNJ dalam menghadapi visitasi akreditasi internasional. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cUniversitas harus bisa menunjang perkuliahan mahasiswa,\u201d ucap Nandi mengawali obrolan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Standar yang digariskan AQAS terkait dengan proses pengajaran dan pembelajaran yang\u00a0 mendukung perkuliahan. Dalam hal ini UNJ mesti mendata pelbagai fasilitas yang dapat mendukung perkuliahan mahasiswa. Misalnya perpustakaan, ruang kelas, laboratorium yang masuk ke dalam standar kelayakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJuga kemudahan untuk akses para difabel,\u201d kata Nandi. Kampus harus mencerminkan ruang yang ramah bagi difabel. Dengan adanya jalur khusus, toilet serta pelbagai macam fasilitas yang menunjang. Kampus pun akan terlihat inklusif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Bersiap Visitasi<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Situasi pandemi juga akan mempengaruhi bagaimana kampus dapat dianggap mampu menjalankan perkuliahan secara daring. Kampus pun dapat mendata ulang layanan pengajaran dan pembelajaran selama pandemik. Termasuk program mahasiswa mendapatkan akses internet.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak kalah penting adalah UNJ harus mampu menunjukan ruang konferensi yang dapat dijadikan sampel untuk visitasi. Dari ruangan-ruangan sampel itu pula dapat dilihat bagaimana efektivitas pemeliharaan dan penggunaan gedung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAdakah\u00a0 (di UNJ) ruangan cadangan yang dapat digunakan digunakan saat jadwal perkuliahan penuh,\u201d ucap Nandi menekankan kepada ruangan yang dapat digunakan untuk mengurai masalah ruangan untuk pembelajaran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fasilitas yang bersifat mendukung proses pembelajaran ini menjadi salah satu kunci yang mesti dipersiapkan. Ketersediaan lab komputer dengan jumlah mahasiswa juga sering ditanyakan dalam visitasi. Laboratorium harus memiliki sifat yang spesifik bukan generik. UNJ juga harus mempersiapkan dalam bentuk video dalam visitasi virtual.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketersedian buku di fasilitas perpustakaan juga menjadi sorotan dalam diskusi. Nandi memaparkan bahwa harus ada data berapa rata-rata jumlah buku yang dimiliki perpustakaan dengan rasio mahasiswa secara spesifik dalam keilmuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIni terkait akses terhadap referensi, jumlah jurnal dan artikel yang dapat diakses mahasiswa,\u201d ucap Nandi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Juga yang menarik adalah ketersediaan toko buku bagi mahasiswa. Nandi mengatakan jenis layanan dan standar fasilitas seperti apa saja yang dapat digunakan mahasiswa dalam membeli buku. Di UPI sendiri Nandi mencontohkan dibuat semacam Kafe Buku.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prof. Komarudin mengharapkan dengan adanya diskusi ini dapat menjadikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">role model <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">visitasi akreditasi internasional. Informasi yang diberikan membuka cakrawala UNJ dalam mempersiapkan visitasi akreditasi internasional.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pimpinan Universitas akan koordinasi penuh dalam mempersiapkan akreditasi internasional. Dukungan penuh dari pimpinan UNJ menambah semangat bahwa UNJ siap tarung habis-habisan dalam mempersiapkan visitasi akreditasi internasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIni menjadi catatan penting bagi kami dalam koordinasi tidak hanya di lingkungan pascasarjana tetapi juga level universitas,\u201d ucap Prof. Komarudin penuh optimis mendorong terus akreditasi internasional di setiap program studi di UNJ.\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>EDURANEWS, JAKARTA.\u00a0 Pascasarjana UNJ di bawah kepemimpinan Prof. Nadiroh terus bergerak cepat dalam mempersiapkan visitasi akreditasi Internasional. Pascasarjana UNJ pun membuat acara simulasi bertajuk \u201cWorkshop Simulasi Visitasi Akreditasi Internasional\u201d (31\/03). Workshop daring dan luring ini menghadirkan Nandi dari UPI untuk berbagi pengalaman dalam akreditasi Internasional AQAS.\u00a0 Secara pengalaman UPI memang lebih dulu merasakan pengalaman mempersiapkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1957,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"amp_status":""},"categories":[20,8],"tags":[138,33,148],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1956"}],"collection":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1956"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1956\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1963,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1956\/revisions\/1963"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1957"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1956"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1956"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/edura.unj.ac.id\/edura-news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1956"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}