Dari Pulau Muna yang terpencil, seorang anak bangsawan memilih jalan panjang merantau ke Pesantren Gontor. Bukan sekadar mencari ilmu agama, La Ode Safiul Akbar justru menemukan panggilan jiwa sebagai pemecah masalah.
Buku ini merangkum perjalanan hidupnya—dari mengelola percetakan pesantren, meraih beasiswa bisnis di Manila, hingga dipercaya menangani proyek-proyek strategis nasional. Dengan bekal prinsip man jadda wa jada (siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil), ia membuktikan bahwa seorang santri bisa menjadi pengusaha tangguh dan penengah di berbagai konflik.
Terinspirasi dari kisah nyata, buku ini menunjukkan bahwa ujian dan kegagalan adalah batu loncatan. Seperti pesan Barack Obama, orang yang dibutuhkan adalah mereka yang berkata, “Biarkan saya yang menyelesaikannya.”
Kisah seorang santri yang tak hanya mencari berkah, tapi juga solusi bagi bangsa.

